
Sudah siap dengan matang untuk perjalananmu? Kerjakan checklist Bali ini, dari visa dan vaksinasi sampai asuransi dan eSIM. Sementara itu, susun rutemu dengan perencana perjalanan.
Siap merencanakan?
Tambahkan di perencana →Kemas dengan ringan dan bergaya tropis: pakaian yang menyerap keringat, baju renang, jaket hujan tipis, dan satu sarung plus pakaian yang sopan untuk kunjungan ke pura (bahu dan lutut tertutup). Bawa tabir surya SPF tinggi yang aman untuk karang, losion anti-nyamuk, botol minum yang bisa diisi ulang, power bank, dan adaptor universal (Bali menggunakan colokan tipe C/F gaya Eropa dengan tegangan 230 V). Sandal selop plus sepasang sepatu kets atau sepatu karang sudah cukup untuk sebagian besar hari, dan kotak P3K kecil berisi ORS/elektrolit, plester, dan obat rutin apa pun sangat berharga.
Jangan menyerahkan urusan data ke keberuntungan saat tiba. Pilihan termudah adalah eSIM yang kamu pasang sebelum berangkat dan aktifkan begitu mendarat — tanpa perlu ke toko, tanpa antre. Kami merekomendasikan MobiMatter, marketplace eSIM dengan harga bagus dan jangkauan kuat di Bali; lihat panduan lengkap kami eSIM untuk Bali untuk cara mengaturnya.
Sedikit persiapan menghemat banyak kerepotan. Di tas harianmu, simpan hand sanitizer, sachet ORS/elektrolit, plester, losion anti-nyamuk, dan obat resep apa pun (dalam kemasan aslinya). Untuk uang, bawa kartu debit/kredit yang bisa dipakai di luar negeri plus sedikit uang tunai, dan ambil uang dari ATM bank, bukan mesin di pinggir jalan. Simpan foto paspor, e-VOA, dan polis asuransimu secara offline dan kirimkan juga ke emailmu sendiri, serta catat nomor bantuan darurat 24 jam dari asuransimu. Terakhir, pastikan paspormu berlaku minimal enam bulan setelah tanggal perjalananmu — maskapai akan menolakmu kalau tidak.