
Pergi ke Bali untuk pertama kali? Dengan tips praktis ini kamu akan siap dengan matang — dari visa dan uang sampai lalu lintas, budaya, dan kesehatan.
Siap merencanakan?
Tambahkan di perencana →Tidak ada transportasi umum yang baik. Bepergian dengan sopir pribadi atau lewat Grab/Gojek. Lalu lintasnya padat dan kacau — dengan skuter, ingat: kamu sering tidak diasuransikan. Baca panduan tentang transportasi dan menyewa skuter.
Jangan merencanakan terlalu banyak dalam sehari dan pilih rute yang logis. Dengan perencana perjalanan kamu menyusun rencana perjalanan lengkap dalam beberapa menit — rute, hari, hotel, dan aktivitas — dan menyimpannya di ponselmu.
Bali sangat kental dengan budaya Hindu, dan sedikit rasa hormat akan sangat berarti. Di pura, tutup bahu dan lututmu dan kenakan sarung (biasanya disediakan atau bisa disewa di pintu masuk). Jangan menginjak sesajen daun kelapa kecil (canang sari) yang akan kamu lihat di mana-mana di tanah, hindari menyentuh kepala orang, gunakan tangan kanan untuk memberi atau menerima sesuatu, dan berpakaian sopan di luar area pantai. Minta izin sebelum memotret upacara, dan lepas alas kaki saat memasuki rumah dan beberapa toko.
Minumlah air kemasan atau air yang sudah disaring, mulai pelan-pelan dengan jajanan kaki lima, dan kamu kemungkinan besar akan terhindar dari "Bali belly" — dan jika tetap terkena, istirahat dan rehidrasi dengan oralit. Pakai pelindung matahari yang kuat, gunakan losion anti-nyamuk, dan berhati-hatilah sungguh-sungguh di lalu lintas: sebagian besar cedera turis terjadi di atas skuter, jadi hanya berkendara jika kamu berpengalaman, memiliki SIM, dan diasuransikan, serta selalu pakai helm. Asuransi perjalanan yang baik dan mencakup perawatan medis serta evakuasi bersifat wajib.
Dapatkan eSIM sebelum terbang agar kamu punya data begitu mendarat — kami merekomendasikan MobiMatter (lihat panduan eSIM kami). Selain itu: bawa uang tunai kecil untuk warung dan sesajen, sepakati harga taksi atau gunakan Grab/Gojek, jangan mengisi jadwal perjalananmu terlalu padat (jarak tempuhnya lambat), dan unduh peta secara offline. Tawar-menawar dengan sopan di pasar, dan selalu simpan foto paspor dan asuransimu di ponselmu.