Di Bali kamu membayar dengan rupiah Indonesia (IDR). Kamu memakai campuran tunai dan kartu. Berikut tips praktis soal penarikan, penukaran uang, dan pembayaran supaya kamu tidak menghabiskan lebih dari yang perlu.
Tunai & kartu
Hotel, restoran, dan toko besar sering menerima kartu kredit, tapi banyak warung kecil, pasar, dan taksi hanya menerima tunai. Jadi selalu bawa sedikit uang tunai. Catatan: kadang berlaku biaya tambahan untuk pembayaran kartu.
Menarik uang di ATM
- Ada ATM di mana-mana; sebaiknya pilih mesin di bank atau di ruang yang terjaga.
- Banyak mesin mengeluarkan maksimal 2–3 juta IDR sekali tarik dan mengenakan biaya penarikan; menarik jumlah lebih besar sekaligus menghemat uang.
- Tolak 'konversi' yang ditawarkan mesin (pilih membayar dalam IDR) — kurs bankmu sendiri biasanya lebih baik.
- Beri tahu bankmu tentang perjalananmu supaya kartumu tidak diblokir.
Menukar uang
Tukar uang hanya di tempat penukaran resmi yang tepercaya (money changer berizin) dan selalu hitung uangmu. Hindari kurs yang terlihat 'terlalu bagus' di jalan — itu sering penipuan. Menarik dari ATM umumnya lebih hemat daripada menukar uang.
Memberi tip & uang kecil
Memberi tip tidak wajib tapi dihargai; restoran kadang sudah memasukkan biaya layanan di tagihan. Simpan uang kecil untuk taksi, tukang parkir, dan pembelian kecil.
Pertanyaan umum
Apakah bisa membayar dengan kartu dan menarik tunai di mana saja di Bali?
Di hotel dan tempat yang lebih besar sering bisa, tapi banyak warung kecil, pasar, dan taksi hanya menerima tunai. Selalu bawa sedikit uang tunai.
Mana yang lebih praktis di Bali: tunai atau kartu?
Campuran. Kartu untuk pengeluaran besar, tunai (rupiah) untuk makanan, pasar, dan transportasi. Saat menarik uang, ambil jumlah lebih besar sekaligus untuk menghemat biaya.
Di mana tempat terbaik menukar uang di Bali?
Di tempat penukaran resmi yang tepercaya — dan hitung uangmu. Menarik di ATM biasanya lebih hemat daripada menukar uang.
Rencanakan perjalanan