
Kenapa Kuta Lombok? Pantai putih yang masih asri dan ombak surf di Lombok selatan — lebih tenang dan liar daripada Bali.



Kuta Lombok (jangan disamakan dengan Kuta di Bali) adalah bagian selatan Lombok yang masih alami dan liar: pantai berpasir 'merica' putih, teluk-teluk kosong, dan ombak surfing yang luar biasa. Lebih tenang, lebih autentik, dan kurang berkembang dibanding Bali.
Rasanya seperti Bali dua puluh tahun lalu: teluk-teluk lebar, sedikit keramaian, dan infrastruktur wisata yang perlahan bermunculan. Ideal untuk peselancar dan petualang yang ingin lepas dari jalur ramai.
🌴 Kuta Lombok ke perjalananmu?
Tambahkan di perencana →Untuk setiap aktivitas kamu melihat ketersediaan dan harga terkini — jadi kamu bisa pesan lebih awal dengan harga terbaik.
Kamu mencapai Kuta Lombok lewat bandara Lombok (dekat) atau naik speedboat dari Bali dan Gili. Teluk-teluknya tersebar di sepanjang pesisir; skuter adalah cara paling asyik untuk menjelajahinya. Jalannya makin membaik, tapi di luar rute utama masih sederhana.
Teluk-teluknya spektakuler: Tanjung Aan dan Mawun dengan pasir putih, serta spot surfing seperti Selong Belanak (sempurna untuk pemula) dan Gerupuk (dicapai dengan perahu). Merese Hill menawarkan pemandangan matahari terbenam yang luas. Airnya jernih dan pantainya sering kali benar-benar kosong.
Lombok mayoritas Muslim, berbeda dengan Bali yang Hindu: di luar pantai, berpakaianlah sedikit lebih sopan. Kunjungi desa tenun Sasak tradisional Sade, atau jadikan Kuta sebagai basis menuju gunung berapi Rinjani. Nyaris tak ada kehidupan malam — di sini semuanya soal alam dan surfing.
Peselancar, petualang, dan pencari ketenangan yang menginginkan alam yang masih perawan. Kurang cocok bagi siapa saja yang berharap banyak fasilitas, kehidupan malam, atau kemewahan.
Bandingkan harga dari beberapa situs untuk tempat ini dalam satu klik.
2-3 malam untuk teluk-teluk (Tanjung Aan, Mawun), surfing, dan perjalanan ke arah Rinjani.
Siap merencanakan?
Susun rute Bali-mu →