
Kenapa Amed? Desa nelayan yang tenang di pesisir timur dengan pasir hitam, penyelaman kelas atas, dan bangkai kapal USAT Liberty.



Amed adalah rangkaian desa nelayan yang tenang di sepanjang pesisir timur laut, dengan pasir hitam, laut yang tenang, dan salah satu tempat menyelam serta snorkeling terbaik di Bali — termasuk bangkai kapal USAT Liberty yang terkenal di Tulamben. Autentik, berirama lambat, dengan Gunung Agung sebagai latar.
Di sini tenang dan tak terburu-buru: jukung tradisional di pantai, matahari terbit di atas laut, dan sunyi lebih awal di malam hari. Ideal untuk menyelam dan bersantai.
🌴 Amed ke perjalananmu?
Tambahkan di perencana →Untuk setiap aktivitas kamu melihat ketersediaan dan harga terkini — jadi kamu bisa pesan lebih awal dengan harga terbaik.
Amed terletak terpencil di timur; perkirakan 2,5 sampai 3 jam berkendara dari bandara atau Bali Selatan melalui jalan berkelok. Justru jarak itulah yang menjaganya tetap tenang. Begitu tiba, kamu mudah bergerak naik skuter di sepanjang jalan pesisir antara berbagai teluk kecil.
Bintangnya adalah bangkai kapal USAT Liberty di Tulamben, bisa dicapai dari pantai dan bisa diselami maupun di-snorkeling. Di atas itu ada Japanese Shipwreck dan taman karang warna-warni di Teluk Jemeluk. Amed juga tempat utama untuk belajar freediving. Airnya jernih dan biasanya tenang.
Jangan berharap kehidupan malam atau belanja: Amed soal laut, ketenangan, dan keaslian. Sempurna untuk penyelam, snorkeler, dan pencari ketenangan; kurang cocok bagi siapa saja yang mau keramaian, beach club, atau banyak fasilitas.
Bandingkan harga dari beberapa situs untuk tempat ini dalam satu klik.
1-2 malam untuk menyelam dan snorkeling serta suasana yang tenang dan autentik dengan pemandangan Gunung Agung.
Siap merencanakan?
Susun rute Bali-mu →