Cuaca & iklim Bali — Bali
Beranda › Panduan › Cuaca & iklim Bali
Bali

Cuaca & iklim di Bali

Suhu, musim, dan apa yang bisa diharapkan di setiap periode.

Bali punya iklim tropis: hangat sepanjang tahun, dengan musim kemarau dan musim hujan. Berikut apa yang bisa kamu harapkan dari segi cuaca, supaya kamu bisa memilih periode terbaik. Lihat juga panduan tentang waktu terbaik untuk berkunjung.

Siap merencanakan?

Tambahkan di perencana →

Suhu & iklim

Di pesisir suhunya sekitar 27–32 °C di siang hari sepanjang tahun, dengan malam yang hangat dan kelembapan tinggi. Di pegunungan (Ubud, Munduk, Kintamani) suhunya lebih sejuk, terutama di malam hari — bawa jaket tipis.

Musim kemarau vs musim hujan

Panduan singkat bulan demi bulan

Perbedaan wilayah dan laut

Cuaca di Bali tidak seragam. Selatan dan Kepulauan Nusa adalah yang paling panas dan kering; Ubud dan perbukitan tengah sedikit lebih sejuk dengan lebih banyak awan di sore hari; dan pegunungan di sekitar Kintamani dan Munduk bisa turun mendekati 15 °C di malam hari, jadi bawa jaket untuk sunrise Gunung Batur. Laut tetap hangat seperti air mandi, sekitar 28–29 °C sepanjang tahun, jadi kamu bisa berenang kapan saja. Apa pun musimnya, matahari tropis sangat terik — SPF tinggi, topi, dan tabir surya yang aman untuk karang lebih penting di sini daripada di negara asalmu.

Seperti apa sebenarnya sehari di musim hujan

Jangan langsung menyingkirkan musim hujan (November–Maret): hari yang khas cerah di pagi hari, dengan hujan deras namun sering singkat di sore atau malam hari, setelah itu cuaca kembali cerah. Pulau ini paling hijau, harga turun, dan keramaian berkurang. Cukup siapkan fleksibilitas, sediakan jas hujan tipis, dan bersiaplah menghadapi sesekali hari yang sepenuhnya mendung (Januari adalah bulan paling basah). Kelembapan lebih tinggi dibanding bulan-bulan kering, jadi bergeraklah santai saat panas tengah hari dan minum yang banyak.

Bulan terbaik sesuai jenis perjalananmu

Sesuaikan bulan dengan rencanamu. Untuk hari-hari pantai, island hopping, dan langit paling cerah, targetkan musim kemarau (April–Oktober), dengan Juli–Agustus paling cerah tapi juga paling ramai. Untuk berselancar di pesisir barat (Uluwatu, Canggu), Mei–September adalah waktu utama; pesisir timur berselancar lebih baik di bulan-bulan hujan. Diving dan snorkeling bagus sepanjang tahun, dengan laut paling tenang dan peluang terbaik melihat manta serta mola-mola di lepas pantai Nusa Penida saat musim kemarau. Ingin sawah dengan warna hijau paling cerah, keramaian lebih sedikit, dan harga lebih rendah? Akhir musim hujan dan bulan-bulan peralihan (April/Mei, September/Oktober) adalah titik terbaiknya. Lihat panduan waktu terbaik mengunjungi Bali kami untuk penjelasan lengkap.

Pertanyaan umum

Apakah hujan turun sepanjang hari di musim hujan Bali?
Tidak — hari yang khas di musim hujan cerah di pagi hari dengan hujan deras namun singkat di sore atau malam hari, lalu kembali cerah. Hari yang sepenuhnya mendung memang terjadi (Januari paling basah) tapi itu pengecualian.
Apakah Bali lembap?
Ya, terutama di pesisir dan selama musim hujan, saat kelembapan tinggi. Perbukitan dan pegunungan di sekitar Ubud, Munduk, dan Kintamani terasa jauh lebih sejuk dan segar.
Seberapa hangat di Bali?
Di pesisir, sekitar 27–32 °C di siang hari sepanjang tahun dengan kelembapan tinggi. Di pegunungan lebih sejuk, terutama di malam hari.
Kapan musim hujan di Bali?
Musim hujan berlangsung dari November sampai Maret, dengan hujan sore yang singkat dan deras. Januari biasanya bulan paling basah.
Kapan cuaca terbaik di Bali?
Musim kemarau (April–Oktober) punya matahari paling banyak; Juli dan Agustus paling kering tapi juga paling ramai.

Rencanakan perjalanan