Pesisir Amed dengan perahu jukung tradisional dan Gunung Agung
Beranda › Blog › Hal yang Bisa Dilakukan di Amed
Bali · Amed

Hal yang Bisa Dilakukan di Amed, Bali

Pesisir snorkel dan menyelam dari pantai terbaik di Bali — bangkai kapal Jepang, taman karang, freediving, dan matahari terbit di atas laut.

Amed adalah rangkaian desa nelayan berpasir hitam di sepanjang pesisir timur laut Bali yang tenang — dan tempat terbaik di pulau ini untuk memakai masker dan berenang langsung ke karang dan bangkai kapal yang tenggelam. Tambahkan bangkai Liberty yang terkenal berkendara singkat ke utara, sekolah freediving, dan matahari terbit di atas laut dengan Gunung Agung di belakangmu, dan kamu mendapatkan ibu kota bawah laut Bali dengan tempo desa.

Jawaban singkat: hal terbaik di Amed adalah snorkel di Teluk Jemeluk dan bangkai kapal Jepang langsung dari pantai, menyelam atau snorkel di bangkai USAT Liberty di Tulamben, kursus freediving, matahari terbit di atas laut, dan sundowner di titik pandang Jemeluk. Ini singgahan 2–3 hari yang santai dan berorientasi air.

1. Snorkel di Teluk Jemeluk & taman karang

Ciri khas Amed adalah snorkel dari pantai: kamu masuk ke air dari pantai dan hanya dalam beberapa kayuhan sirip sudah berada di atas karang yang sehat. Teluk Jemeluk adalah spot klasiknya — teluk yang landai dengan karang di kedua sisi, ikan karang, dan sebuah pura bawah laut / taman patung tepat di lepas pantai yang menjadi ikon kartu pos Amed. Airnya tenang dan jernih di sebagian besar pagi, menjadikannya ideal untuk pemula dan yang penakut. Bawa atau sewa masker (perlengkapan murah di mana-mana) dan datanglah pagi, sebelum angin sore menguat.

Snorkel di atas karang di Amed
Teluk Amed yang tenang dan jernih adalah snorkel-dari-pantai termudah di Bali. Foto via Wikimedia Commons (CC).

2. Bangkai kapal Jepang

Spot dari pantai

Bangkai yang bisa kamu snorkel

Bangkai kapal patroli Jepang kecil dari Perang Dunia II terletak di air dangkal di lepas Banyuning, cukup dekat untuk dicapai dari pantai dengan snorkel. Tertutup karang dan dikitari ikan — pengalaman bangkai kapal sungguhan tanpa harus menyelam. Pergilah dengan pemandu lokal atau saat air tenang; kedalamannya yang rendah menjadikannya salah satu spot snorkel mudah paling fotogenik di pulau ini.

3. Bangkai USAT Liberty di Tulamben

Berkendara 20–30 menit ke utara membawamu ke Tulamben dan spot menyelam paling terkenal di Bali: USAT Liberty, kapal kargo Perang Dunia II sepanjang 120 meter yang terbaring di lereng pasir hanya beberapa meter dari pantai. Bagian atasnya cukup dangkal untuk di-snorkel, dan cukup dalam untuk penyelaman scuba bertingkat. Ini salah satu bangkai kapal besar yang bisa diakses dari pantai di dunia — tanpa perlu kapal — dan satu alasan terbaik mengapa banyak penyelam datang ke Bali timur.

Menginap di tempat lain? Capai pesisir timur dengan mudah

Bandingkan transportasi & kapal →

4. Menyelam & freediving

Amed adalah tempat yang santai dan terjangkau untuk belajar menyelam atau melakukan fun dive — masuk dari pantai yang tenang, banyak sekolah selam kecil, dan spot mulai dari dinding karang hingga bangkai kapal. Ini juga salah satu hub freediving terbaik di Asia: beberapa sekolah menawarkan kursus di air dalam dan jernih Jemeluk. Entah kamu ingin kursus PADI Open Water atau pengenalan freediving dua hari, Amed menawarkannya dengan sebagian kecil dari harga resor.

Freediver di air jernih di Amed
Amed adalah salah satu basis freediving termurah di Asia. Foto via Wikimedia Commons (CC).

5. Matahari terbit, terbenam & titik pandang Jemeluk

Amed menghadap ke timur, jadi berbeda dari sebagian besar Bali, kamu mendapatkan matahari terbit di atas laut — sekali saja pasang alarm pagi dan amati perahu nelayan melaut saat langit berwarna. Untuk matahari terbenam, naiklah ke titik pandang Teluk Jemeluk, tempat di tepi tebing yang dikelilingi warung dengan pemandangan kembali ke lengkung teluk dengan Gunung Agung di kejauhan. Ini pemandangan paling banyak difoto di Amed.

6. Kehidupan desa, ladang garam & perahu jukung

Amed masih merupakan pesisir nelayan yang bekerja. Barisan jukung (perahu cadik tradisional) yang dicat warna-warni berjajar di pantai berpasir hitam, dan kawasan ini terkenal dengan produksi garam laut tradisional — kamu bisa menyaksikan garam digaruk dan dikeringkan dengan cara lama. Temponya lambat, warungnya murah dan ramah, dan berkendara motor di sepanjang jalan pesisir melewati setiap teluk kecil adalah sorotan tersendiri.

7. Di luar Amed: Lempuyang & Tirta Gangga

Dua objek wisata terbesar Bali timur adalah wisata setengah hari yang mudah dari Amed:

Keduanya mudah dipadukan dengan perjalanan datang atau pergi dari Amed. Lihat panduan destinasi Amed kami untuk cara memasukkannya ke dalam rute yang lebih besar.

Biaya tipikal di Amed (2026)

ItemHarga tipikal
Perlengkapan snorkel (sehari)3–6 €
Tur snorkel berpemandu10–20 €
Fun dive (2 tabung)45–70 €
Kursus PADI Open Water300–380 €
Kursus pengenalan freediving120–180 €
Sewa motor (sehari)4–6 €
Makan di warung2–4 €

Harga acuan 2026; menyelam bervariasi menurut sekolah dan sertifikasi.

Amed dalam rute Bali yang lengkap?

Buat rencana perjalananmu →

Tanya jawab

Apakah Amed layak dikunjungi?
Ya — ini pesisir snorkel dan menyelam paling mudah diakses di Bali, dengan karang dan bangkai kapal Jepang langsung dari pantai, bangkai Liberty yang terkenal di dekatnya di Tulamben, sekolah freediving, dan tempo desa berpasir hitam yang tenang dengan matahari terbit di atas laut.
Amed terkenal karena apa?
Snorkel dari pantai dan selam scuba — bangkai kapal Jepang dan USAT Liberty — plus freediving, perahu nelayan jukung tradisional, produksi garam laut, dan sebagian air terjernih di Bali.
Berapa hari yang dibutuhkan di Amed?
Dua sampai tiga hari: satu untuk spot snorkel dan bangkai kapal Jepang, satu untuk menyelam atau freediving (atau Liberty di Tulamben), dan waktu untuk tempo lambat dan matahari terbit.
Bisakah snorkel di Amed tanpa menyelam?
Tentu saja — Amed memang dibuat untuk itu. Spot-spot terbaik, termasuk bangkai kapal Jepang dan karang Jemeluk, bisa dicapai dengan snorkel langsung dari pantai.
Bagaimana cara ke Amed?
Sekitar 2,5–3 jam berkendara dari bandara/Bali selatan atau sekitar 2 jam dari Ubud. Kebanyakan orang menyewa sopir pribadi atau berkendara motor di sepanjang pesisir.
Bali Explorer

Kami membuat alat dan panduan gratis yang jujur untuk merencanakan perjalanan ke Bali — rute, hotel, aktivitas, dan transportasi — agar kamu lebih sedikit meneliti dan lebih banyak berwisata.

Baca juga